be a crazy rich moslem

Muslim Wajib Kaya: Ini Arti dan Amalan yang Tepat

Ajaran Islam salah satunya menekankan pada kegigihan dalam mengarungi kehidupan. Roda kehidupan yang berputar bisa saja membawa manusia pada titik terendah dan penuh hambatan. Oleh karena itu, umat Islam diajarkan untuk selalu berusaha dan bekerja agar muslim berhasil menjalani kehidupan dengan baik.

Perilaku gigih berusaha dan bekerja telah dicontohkan oleh Rasulullah. Pada usia 12 tahun, Rasulullah telah membantu pamannya, Abu Thalib untuk berdagang. Ketika usianya memasuki 25 tahun, barulah Rasulullah berdagang secara mandiri. Tentunya tak hanya gigih saja, Rasulullah mempraktikkan kejujuran dari usaha berdagangnya.

Kegigihan dan kejujuran Rasulullah dalam berdagang ini mengandung pesan bahwa muslim wajib kaya dengan memiliki penghasilan sendiri. Adanya nilai kejujuran mengindikasikan bahwa kaya menurut Islam tak hanya dinilai dari harta saja, melainkan ada barometer lain yang mengiringi kekayaan seorang Muslim.

Mungkin sempat terlintas di benak Anda, seperti apakah seorang muslim harus kaya? Lalu, siapa orang kaya menurut Islam? Amalan apa saja yang harus dilakukan agar cepat kaya? Yuk temukan jawaban dari pertanyaan tersebut melalui artikel ini dan mulailah bersiap diri menjadi muslim yang kaya!

Baca juga: Agile sebagai Solusi Pintar Menciptakan Peluang & Inovasi

 

Apakah Muslim Wajib Kaya?

Allah sangat menganjurkan kita sebagai muslim untuk menjadi kaya. Hal ini tercantum dalam Al-Qur’an surah Al-Hijr ayat 19-20.

 وَالْأَرْضَ مَدَدْنَاهَا وَأَلْقَيْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ وَأَنْبَتْنَا فِيهَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ مَوْزُونٍ

  1. Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.

وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ وَمَنْ لَسْتُمْ لَهُ بِرَازِقِينَ

  1. Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya. 

Bukan sekadar kaya dengan harta berlimpah, tetapi juga memanfaatkan kekayaan untuk kebaikan umat. Utsman bin Affan R.A. telah memberi contoh dalam memanfaatkan kekayaan dengan bijak. Tercatat ada berbagai jenis wakaf Utsman bin Affan yang tersebar luas dalam berbagai bentuk.

Diantaranya terdapat sumur yang digunakan sepuasnya oleh kaum muslimin dan perkebunan kurma 1.505 pohon yang dikelola untuk diberikan kepada fakir miskin dan anak yatim. Bahkan saat ini, bank Arab Saudi mencatat kekayaan Utsman bin Affan R.A mencapai Rp 2.5 triliun dan terus bertambah 16 miliar per tahunnya. Selain disimpan kembali, harta ini dibagikan sama rata untuk fakir miskin dan upah pengelola.

Baca juga: Pentingnya Menjadi Mind Practitioner bagi Leader Perusahaan

 

Menurut Islam, Siapakah yang Disebut Orang Kaya?

Kaya didefinisikan berbeda oleh Islam. Orang kaya bukanlah orang dengan harta berlimpah saja, melainkan ada aspek-aspek lain yang dipertimbangkan sebagai nilai kekayaan. Menurut Islam, orang kaya adalah orang yang memiliki kebaikan hati, sifat qanaah, maupun berkeadaan sehat.

1. Kebaikan Hati sebagai Tanda Kekayaan

Definisi orang kaya yang sesungguhnya menurut Islam tak cukup dengan harta berlimpah saja. Islam menyebut kebaikan hati sebagai tanda kekayaan. Hal ini sesuai penegasan Rasulullah dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, bahwa hakikat kaya bukan dari banyaknya harta tapi kekayaan hati.

2. Sifat Qanaah Melekat Pada Orang yang Benar-benar Kaya

Sifat Qanaah menghindarkan seseorang dari perilaku serakah yang ingin merebut harta atau hak orang lain. Orang yang benar-benar kaya selalu merasa cukup dengan apapun yang dimiliki tanpa ada niat sedikitpun menguasai hak milik orang lain.

3. Kesehatan adalah Kekayaan yang Tak Ternilai Harganya

Islam selalu mengajarkan umatnya untuk menjadi pribadi yang kuat. Muslim yang secara fisik maupun psikis dianugerahi kesehatan termasuk orang kaya yang kekayaannya tak ternilai harganya. Dengan kesehatan, mudah bagi kita untuk beribadah dan mencari rezeki di dunia.

Baca juga: Bagaimana Memanfaatkan Kesempatan dalam Kesempitan, Jadilah Pemenang!

 

Agar Cepat Kaya, Amalan Apa yang Bisa Dijalankan?

Rezeki yang dimiliki seseorang bergantung pada kehendak Allah. Artinya, kekayaan merupakan hal yang harus diusahakan dan diperjuangkan. Selain bekerja keras, Anda perlu melakukan amalan tertentu agar cepat kaya. Amalan untuk mendukung usaha Anda dalam mencari rezeki, antara lain:

1. Menunaikan Salat dan Berdzikir

Sebagai tiang agama, salat lima waktu wajib ditunaikan oleh Muslim. Memelihara salat lima waktu akan mendatangkan kebaikan, termasuk memudahkan pencarian rezeki. Di samping salat lima waktu, lakukan pula salat sunah dan dzikir agar pintu rezeki semakin terbuka lebar.

2. Melantunkan Shalawat Nabi

Hati akan menjadi tenang dan bersih ketika rajin melantunkan shalawat nabi. Hal ini tentu baik dan memberikan energi positif sebagai bekal menjalani hari. Dengan bershalawat, doa-doa yang dipanjatkan pun lebih mudah terkabul.

3. Menjalankan Puasa Sunah

Puasa sunah dapat Anda jalankan pada hari Kamis dan Senin sebagai salah satu upaya membuka pintu rezeki. Alternatif lainnya, bisa pula menjalankan puasa Daud dengan skema sehari berpuasa dan sehari tidak. 

4. Membaca Alquran

Tekadkan diri Anda untuk rutin membaca Alquran setiap harinya. Agar cepat kaya, Anda bisa membaca surat-surat di dalam Alquran yang berkaitan dengan rezeki. Misalnya, Al Waqiah yang berisi tentang cara menghindarkan diri dari kesulitan, Ar Rahman tentang nikmat Allah untuk manusia, dan Yaasin yang membahas berkah dan solusi yang bermanfaat untuk kehidupan manusia.

Baca juga: Pertama di Indonesia, Sertifikasi Agile Coach Bertaraf Internasional

 

Menjadi International Certified Coach

Pelajaran yang bisa diammbil dari Alquran, Hadis, serta kisah Rasulullah dan Sahabatnnya, Utsman adalah bangunlah bisnis dengan berlandaskan prinsip kejujuran dan kebermanfaatan. Selain itu, niatkan upaya Anda dalam berbisnis untuk meraih ridho Allah, bermanfaat bagi orang lain, dan membantu saudara yang kesusahan. Jika Anda memanfaatkan rezeki di dunia untuk mengejar akhirat, maka dunia akan mengejar Anda dan memberikan segala isinya.

Dalam membangun bisnis, Anda memerlukan strategi yang tepat. Ketepatan penerapan strategi bisnis berdampak positif bagi perkembangan bisnis. Secara otomatis, keuntungan pun meningkat saat bisnis mengalami perkembangan. Penentuan strategi bisnis yang efektif dapat Anda pelajari sebagai seorang leader melalui  Hijrah Coach yang memfasilitasi pelatihan terkait penyusunan strategi bisnis yang tepat untuk kemajuan bisnis Anda.

Menariknya, Anda juga berkesempatan bergabung di komunitas elite dengan berbagai leader perusahaan nasional yang memiliki strategi bisnis khusus. Komunitas para coach profesional di Associate Hijrah Coach telah tersertifikasi Certified Business Coach bertaraf Internasional dengan penghasillan lebih dari USD 50.000.

Ikuti Hijrah Coach baik secara offline dan online!

 

 

Scroll to Top